DTC Netconnect logo

5 Hal Yang Harus Dilakukan Anak IT Data Center Mendekati Libur Natal dan Tahun Baru

Data Center Solution

Dec 24, 2025

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah momen yang ditunggu banyak orang untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Namun, bagi anak IT yang bekerja di data center, periode ini justru menjadi waktu krusial. Aktivitas digital masyarakat meningkat signifikan, mulai dari transaksi e-commerce, layanan perbankan, hiburan digital, hingga komunikasi daring. Semua itu bergantung pada keandalan data center yang harus tetap beroperasi tanpa gangguan.

Anak IT data center memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh sistem berjalan stabil selama libur panjang. Kesalahan kecil dapat berdampak luas karena keterbatasan personel dan lambatnya respons vendor di masa libur. Oleh karena itu, diperlukan persiapan teknis, mental, dan prosedural yang matang.

Artikel ini membahas secara detail apa saja yang perlu dilakukan anak IT data center saat libur Natal dan Tahun Baru agar operasional tetap aman, stabil, dan efisien.

Memahami Karakteristik Beban Kerja Saat Libur Panjang

Pada periode Nataru, pola trafik data center cenderung berubah. Beberapa layanan mengalami lonjakan signifikan, sementara layanan internal perusahaan bisa menurun. Anak IT perlu memahami pola ini agar dapat mengantisipasi potensi masalah.

Lonjakan trafik biasanya terjadi pada aplikasi publik seperti e-commerce, payment gateway, layanan streaming, dan sistem reservasi. Sementara itu, sistem internal kantor mungkin relatif sepi. Pemahaman ini membantu dalam menentukan prioritas pemantauan sistem selama libur.

Dengan memahami karakteristik beban kerja, anak IT dapat menyesuaikan strategi monitoring, kapasitas resource, dan skema backup agar tetap optimal.

Melakukan Preventive Maintenance Sebelum Libur

Salah satu hal paling penting yang harus dilakukan sebelum libur Natal dan Tahun Baru adalah preventive maintenance. Aktivitas ini bertujuan untuk meminimalkan risiko gangguan selama periode libur.

Preventive maintenance mencakup pengecekan kondisi server, storage, dan network device. Anak IT perlu memastikan tidak ada hardware yang menunjukkan tanda-tanda kegagalan seperti disk error, suhu abnormal, atau fan yang tidak stabil. Selain itu, firmware dan sistem operasi juga perlu dipastikan dalam kondisi aman dan stabil.

Maintenance juga mencakup sistem pendingin data center. Pendingin yang tidak optimal dapat menyebabkan overheating, terutama saat beban meningkat. Pastikan sistem CRAC, in-row cooling, atau liquid cooling bekerja sesuai parameter yang ditentukan.

Menyiapkan Sistem Monitoring yang Lebih Ketat

Saat libur panjang, respon manual biasanya lebih lambat. Oleh karena itu, sistem monitoring harus menjadi garda terdepan. Anak IT perlu memastikan seluruh parameter penting dimonitor secara real-time.

Monitoring tidak hanya mencakup CPU, RAM, dan storage, tetapi juga suhu, kelembapan, daya listrik, dan konektivitas jaringan. Alert harus dikonfigurasi dengan baik agar notifikasi dapat langsung diterima melalui email, aplikasi chat, atau sistem notifikasi lainnya.

Dengan monitoring yang baik, potensi masalah dapat terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi gangguan besar.

Menyiapkan SOP dan Skema On-Call

Libur bukan berarti tanpa tanggung jawab. Anak IT data center biasanya menerapkan sistem on-call untuk memastikan ada personel yang siap menangani masalah darurat.

SOP on-call harus jelas, mulai dari siapa yang bertugas, jalur eskalasi, hingga batas waktu respons. Pastikan setiap anggota tim memahami perannya dan memiliki akses yang diperlukan untuk melakukan troubleshooting jarak jauh.

Skema on-call yang baik membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional dan waktu istirahat personel.

Mengamankan Sistem dari Ancaman Keamanan

Periode libur sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan serangan siber. Oleh karena itu, keamanan sistem menjadi prioritas utama.

Anak IT perlu memastikan firewall, IDS/IPS, dan sistem keamanan lainnya berfungsi optimal. Patch keamanan yang kritis sebaiknya sudah diterapkan sebelum libur, selama tidak berisiko mengganggu stabilitas sistem.

Selain itu, audit akses pengguna juga penting untuk memastikan tidak ada akun yang tidak diperlukan atau berpotensi disalahgunakan.

Penutup

Libur Natal dan Tahun Baru adalah periode krusial bagi operasional data center. Anak IT memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas layanan digital yang digunakan banyak orang. Dengan persiapan yang matang, preventive maintenance, monitoring ketat, SOP yang jelas, dan fokus pada keamanan, data center dapat tetap beroperasi dengan andal selama libur panjang.

Meta Deskripsi: 

Keyword: